1 Sangga Berapa Meter

kebun singkong

Akhir-akhir ini saya melihat banyak iklan maupun papan reklame di pinggir jalan yang menawarkan tanah dijual, atau bangunan dijual. Tanah sekian meter persegi dijual dengan harga sekian. Bangunan rumah dengan luas sekian dijual dengan harga sekian. Mungkin fenomena jual tanah dan bangunan ini bukan hanya ada di daerah saya, tapi juga di daerah teman-teman semua. Namanya juga tahun politik menjelang pilleg dan pilpres, maklum banyak orang jual aset untuk maju jadi caleg.

Karena itu, kali ini saya ingin berbagi tentang konversi satuan tanah, dari beberapa istilah lokal menjadi istilah yang mudah kita mengerti. Bagi sebagian milenial, yaitu anak-anak yang lahir di atas tahun 1990, biasanya masih banyak yang kurang mengerti satuan ukuran dalam bahasa lokal. Saya sendiri begitu. Lebih mudeng kalau dikasih tahu dalam ukuran meter persegi.

Maka dari itu, silahkan teman-teman semua bisa membaca tulisan ini. Semoga jadi mudeng.

– Are                                          = 100 m2

– Hektar (ha)                           = 100 are = 10.000 m2

– Kilometer persegi (km2)   = 100 hektar = 10.000 are = 1.000.000 m2

– Kaki persegi                         = 144 (12 × 12) inci persegi = ± 0,09 m2

– Yard (ela) persegi               = 9 (3 × 3) kaki persegi = ± 0,84 m2

– Ekar                                       = 10 rantai persegi = 43.560 kaki persegi = ± 047 m2

– Mil persegi                           = 640 ekar = 2,59 km2

Satuan ukuran tanah dalam meter persegi telah menjadi standar tersendiri dalam menginformasikan ukuran properti tertentu. Bukan hanya tanah namun luas bangunan seperti rumah, ruko, apartemen, vila, dan sebagainya biasanya juga menggunakan satuan meter persegi.

Setelah satuan umum di atas, di bawah ini adalah satuan luas lain yang masih dipakai sampai sekarang. Istilah ini biasanya populer di beberapa daerah tertentu. Kadang istilahnya saja yang berbeda, namun kalau dikonversikan ke meter persegi ya sama.

– Ubin / ru (Jateng) / tumbak (Jabar)   = ±14,1 m2

– Bahu (bau, bouw)                                  = 500 ubin = ± 031 m2

– Lupit                                                          = 250  ru/ubin = 3.570 m2

– Iring                                                           =  125 ru/ubin = 1.785 m2

– Paron                                                        = 62,5 ru/ubin = ± 893 m2

– Prowolon                                                 =  31,25 ru/ubin = ± 446 m2

– Sangga                                                     = 5 ru/ubin = 70 m2

– Kesuk (Jawa Mataraman)                   = bervariasi, dari 1000 m2 hingga hektar

– Rakit (Pantura Jawa)                            = 1000 m2

– Anggar (Kalimantan Barat)                = 1/33 hektar

– Borong (Kalimantan Barat)                = 1/6  hektar

– Rantai (di perkebunan Sumatera)    = 484 (22 × 22) yard persegi = ± 405 m2

– Tampah                                                    = sekitar 6.750 sampai 7.680 m2

1 bau = 4 iring = 7.000 m2

1 iring = 125 ubin = 1.750 m2

1 ubin = 14 meter2

1 sangga = 5 Ubin = 70 m2

1 m = 100 cm = 1.000 mm

1 m2 = 10.000 cm2

1 are = 100 m2 [ 1 m2 = 0,01 are ] >> biasa dipakai di Bali dsb

1 ha = 1 hectoare = 1 hektar = 100 are = 10.000 m2

1 ru = 3.75 m x 3.75 m = 14.0625 m2, biasa di pakai di Jatim bagian selatan

1 acre = 1 ekar = 4046,8564224 meter2 = 0,40468564224 hektar, biasa dipakai di USA

1 square foot = 1 kaki persegi = 12 inch x 12 inch = 0,09290304 m2, biasa dipakai di UK, USA

1 Tumbak = 14,0625 m²

ubin (nasional) = ru (Jawa Tengah) = tumbak/tombak (Jawa Barat) = 14,0625 m2 (meter persegi)

Leave a Reply