menara-kembar-petronas-kuala-lumpur

Apakah WNI perlu visa transit di bandara Kuala Lumpur?

Visa transit di bandara Kuala Lumpur. Apakah WNI perlu visa transit di bandara Kuala Lumpur? Jawabannya adalah tidak. Malaysia tergabung dalam negara anggota ASEAN. Dan setiap warga negara di ASEAN bebas visa untuk berkunjung dari satu negara ke negara lain.

Baca juga tentang artikel saya sebelumnya.

Pemandangan Bandara Kuala Lumpur Malaysia dari atas pesawat
Pemandangan Bandara Kuala Lumpur Malaysia dari atas pesawat

Fasilitas bebas visa di antara negara-negara ASEAN ini bisa kita manfaatkan untuk berwisata ke Malaysia dan mengunjungi tempat-tempat indah di sana. Apalagi kalau kita hendak transit di Kuala Lumpur dan melanjutkan perjalanan baik itu ke Asia Timur, ke Timur Tengah, atau ke Eropa, biasanya pesawat akan transit di Kuala Lumpur. Apabila transitnya lumayan lama > 24 jam, waktu ini bisa kita manfaatkan untuk keluar bandara dan jalan-jalan di Kuala Lumpur.

Sudah empat (4) kali saya transit di bandara Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia. Pengalaman saya pribadi, bandara KLIA cukup nyaman untuk digunakan sebagai tempat transit. Lokasi bandaranya terletak di tengah perkebunan sawit, sehingga warna kehijauan terlihat ketika pesawat mulai mendarat (landing). Udaranya pun bersih dan sejuk.

Bandara Kuala Lumpur terbagi menjadi dua (2) jenis, yaitu KLIA dan KLIA 2. KLIA melayani rute penerbangan untuk jenis pesawat full service. Biasanya pesawat tipe besar dan jarak jauh. Sedangkan KLIA 2 untuk jenis pesawat low cost carrier (LCC). Salah satu contoh airlines LCC adalah Air Asia, Lion Air, Malindo Air, Batik Air, dan sebagainya.

Aerial View Bandara Kuala Lumpur Malaysia
Aerial View Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Transit di bandara di Kuala Lumpur dalam waktu yang lama, misal 12 jam atau bahkan 24 jam pun tidak terasa begitu capek. Kenapa begitu?

1. Bebas WIFI di bandara

Bandara KLIA menawarkan fasilitas free WIFI di setiap area baik itu di KLIA atau di KLIA 2. Cukup nyalakan ponsel dan pilih menu wifi. Tinggal ikuti saja prosedurnya dan ponsel akan terhubung secara otomatis ke WIFI bandara. Kalau masih bingung tanya saja ke petugas bandara.

2. Ada tempat untuk tidur

Beberapa kursi bisa digunakan untuk duduk dan istirahat tidur. Tinggal pilih saja mau istirahat di lantai berapa. Yang dekat mushola atau dekat dengan toko-toko. Ada juga layanan hotel bandara berbentuk kontainer yang dibuat menjadi hotel kapsul bandara. Tarifnya beragam tergantung layanan apa yang dipilih: lama tidur, hanya tidur atau juga termasuk mandi, makan, dan lain-lain. Lokasi hotel kapsul bandara ini terletak di KLIA 2.

3. Ada banyak tempat makan

Tempat makan dan restoran cepat saji banyak terdapat di bandara Kuala Lumpur. Tidak perlu bingung karena ada banyak sekali pilihannya. Tinggal sesuaikan budget kita saja.

Jaya Grosir di KLIA 2 Malaysia
Jaya Grosir di KLIA 2 Malaysia

4. Ada banyak toko untuk membeli oleh-oleh

Tidak lupa kalau ingin membeli oleh-oleh khas Malaysia, bisa kita beli di bandara KLIA. Ada kaos, olahan buah tropis, kartu pos atau parfum.

5. Kebijakan visa negara-negara ASEAN

Bagi negara-negara anggota ASEAN, masing-masing warga negaranya bisa saling mengunjungi satu sama lain tanpa perlu visa (Bebas Visa). Lama kunjungannya berbeda-beda antara negara yang satu dengan negara yang lain. Secara lengkapnya, bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

kebijakan visa negara negara ASEAN
Kebijakan visa negara-negara ASEAN

6. Kebijakan visa negara Malaysia

Negara Malaysia memberikan fasilitas bebas visa kepada negara-negara anggota ASEAN. Selain negara anggota ASEAN, negara lain di dunia pun memperoleh fasilitas bebas visa ini. Ada yang 90 hari, 30 hari, atau hanya 14 hari.

Perlu diketahui bahwa WNI mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan wisata selama 30 hari. Apabila ingin menambah hari, maka tinggal perpanjang saja di kantor imigrasi Malaysia.

kebijakan-visa-negara-malaysia
Kebijakan visa negara Malaysia

7. Ibu kota negara Putrajaya

Kuala Lumpur dulunya adalah ibukota negara Malaysia. Itu dulu. Sekarang ibukota Malaysia sudah pindah ke Putrajaya. Pemindahan ibukota dari Kuala Lumpur ke Putrajaya dilakukan pada tahun 1999. Alasan pemindahan ibu kota karena Kuala Lumpur sudah terlalu ramai dan crowded.

Ibu kota negara Putrajaya begitu tertata rapi. Kotanya penuh dengan ruang terbuka hijau dan waduk. Begitu tenang.

Ibu kota Putrajaya Malaysia
Ibu kota Putrajaya Malaysia

8. Sirkuit Sepang, Malaysia

Salah satu sirkuit balapan Moto GP ini ada di Selangor, Malaysia. Selangor adalah tetangga Kuala Lumpur. Jadi memang lokasinya sangat dekat, hanya 45 km dari Kuala Lumpur. Bahkan dengan bandara KLIA, sirkuit Sepang sangat dekat sekali. Kalau diperhatikan dari atas pesawat, ketika hendak mendarat atau take off, sirkuit ini bisa kita lihat.

sirkuit sepang malaysia
Sirkuit Sepang Malaysia

9. Jalur Darat dari Singapore ke Malaysia

Salah satu rute yang bisa ditempuh untuk berwisata ke negara-negara ASEAN adalah via jalur darat. Bagi kita warga negara Indonesia (WNI) kita bisa naik kapal dari Batam menuju Singapore. Berwisata sebentar di Singapore kemudian naik bus jurusan Malaysia. Ada banyak pilihan bus yang bisa dinaiki untuk menuju Kuala Lumpur.

Dari Malaysia kita bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Thailand, kemudian ke Kamboja, Laos, Vietnam, atau ke Myanmar. Jalur darat ASEAN adalah impian saya sejak dulu yang belum terpenuhi hingga saat ini.

Transportasi dari Singapore ke Malaysia
Transportasi dari Singapore ke Malaysia

Itulah sekelumit cerita tentang perlu tidaknya visa transit di bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Sekali lagi ditekankan bahwa untuk WNI dan seluruh anggota negara ASEAN, kita tidak perlu visa untuk berkunjung satu sama lain.

Leave a Reply