Berbelanja di Souq Arabi Khartoum

Souq Arabi di Kota Khartoum

Souq Arabi adalah salah satu pusat belanja terbesar di Khartoum. Berbelanja di Souq Arabi Khartoum merupakan pengalaman tersendiri yang tak akan ditemukan di pasar-pasar tradisional lain di dunia.

Souq Arabi terletak di pusat kota Khartoum. Dekat dengan istana kepresidenan, dekat dengan Sungai Nil serta mudah diakses dengan kendaraan umum.

Souq Arabi juga dekat dengan bandara internasional Khartoum. Bagi yang ingin mencari buah tangan atau oleh-oleh untuk keluarga di tanah air, Souq Arabi adalah salah satu alternatif yang bisa dikunjungi. Pasarnya besar serta banyak pilihan barang yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh.

map of souq arabi
Peta lokasi Souq Arabi dilihat dari Google Maps

Berbelanja di Souq Arabi Khartoum

Seperti halnya Souq Omdurman, Souq Arabi menyediakan semua kebutuhan perlengkapan rumah tangga. Dari mulai arang, wajan, ayam, buah doum, ikan, daging, kompor, ember, pakaian, kasur, emas, koper, dan segala hal seisi rumah. Kalau boleh dibilang, Souq Arabi mirip dengan pasar Tanah Abang di Jakarta.

Seperti halnya Souq Omdurman, Souq Arabi juga bisa jadi solusi jika kamu ingin belanja oleh-oleh untuk dibawa pulang ke tanah air. Perbedannya, Souq Omdurman harus ditempuh kurang lebih 1 jam dari kota Khartoum, kalau Souq Arabi cukup naik muwasalat, taksi, atau kendaraan pribadi dengan hanya 30 menit dari bandara Khartoum.

Menikmati minuman kopi di depan kios souq arabi
Menikmati minuman kopi di depan kios Souq Arabi

Beli Koper Untuk Mudik

Kali ini keperluan kami pergi ke Souq Arabi adalah untuk membeli koper untuk persiapan mudik. Yang akan mudik kali ini adalah Azim, seorang mahasiswa di International University of Africa yang telah belajar di tanah Sudan ini selama hampir 7 tahun lamanya. Koper baru dibeli karena Ustad Azim ini akan pulang nihai ke tanah air.

Nihai adalah istilah yang dipakai untuk orang yang akan pulang ke tanah air dan berencana tak akan datang lagi ke Sudan.

Koper yang dibeli kemarin seharga 2500 pound Sudan (rate US dollar 65 pound/dollar). Kalau dirupiahkan sekitar Rp540.000,-. Koper ini ukuran sedang, masuk kabin tidak bisa, jadi harus masuk bagasi.

Bagi yang baru pertama kali datang ke Souq Arabi, sebaiknya pilih tempat parkir yang agak lega supaya mudah keluar/masuk ke jalan raya. Kalau sudah hapal lokasi tokonya, langsung saja parkir di depan toko. Kalau belum tahu, ya parkir di depan toko tertentu, lalu jalan kaki mutar-mutar pasar cari tokonya. Di Sudan, parkir kendaraan tidak perlu bayar. Enak bukan?

Penjual pulsa dan rokok eceran di Souq Arabi
Penjual pulsa dan rokok eceran di Souq Arabi

Menukar Uang di Black Market di Souq Arabi

Pergi ke Souq Arabi cuma bawa uang dollar/riyal/dirham? Tenang saja, ada banyak penukar uang atau money changer ilegal yang berdiri di pinggir jalan menawarkan uang poundnya. Sebelum menukar, harus tahu betul rate yang berlaku sekarang berapa, supaya tidak dibodohi.

Satu lagi, hati-hati juga kalau mau menukar uang di tempat ilegal ini. Kepala harus celingak-celinguk dulu siapa tahu ada polisi yang mengintai. Begitu tahu ada orang asing menukar uang di tempat ilegal seperti ini, bisa-bisa kita ditangkap oleh polisi.

Para penjaja penukaran uang ini biasanya mangkal di dekat Masjid Al Kabir. Masjid Al Kabir adalah salah satu masjid yang memiliki nilai arsitektur tinggi yang berada tidak jauh dari Souq Arabi.

Masjid Al Kabir di depan Souq Arabi
Masjid Al Kabir di depan Souq Arabi

Tips Berbelanja di Souq Arabi Khartoum

Namanya berbelanja di pasar tradisional, tentu ada tips dan trik untuk mendapatkan harga yang miring. Begitu juga dengan pasar di kota Khartoum ini. Tips yang bisa saya berikan yaitu:

  1. Tanyakan harganya berapa. Kalau sudah tertarik, langsung tawar jadi 50% dari harga yang ditawarkan. Kalau penjual tak mau, tinggal pergi dan cari toko lain. Tenang, ada puluhan toko sejenis di Souq Arabi.
  2. Pakai bahasa Arab yang jelas. Kalau ia bilang Assalamu’alaikum, jawab pula dengan Wa’alaikumsalam.
  3. Orang Sudan kalau melihat orang Asia ia akan memanggil kita dengan sebutan China, Shini, atau Alibaba. Cukup kita jawab dengan Assalamu’alaikum atau dengan kalimat: “Ana Indunisi (saya orang Indonesia). Assalamu’alaikum ya akhi..”
  4. Gunakan kata panggilan yang sopan. Seperti Akhi (saudara), Haj (haji), Ammu (paman), Sodiq (kawan), atau Habibi (bro atau sis).
  5. Kalau sudah menawar harga, serendah mungkin, jangan sampai kita tidak jadi beli. Orang Sudan akan sakit hatinya. Sebisa mungkin jadilah beli. Kalau memang terdesak tidak jadi beli, carilah alasan yang masuk akal. Seperti tergesa-gesa, uang hilang kena copet, atau yang lainnya.

Itulah beberapa tips yang bisa teman-teman gunakan ketika berbelanja di pasar-pasar tradisional di Sudan.

Penjual teh dan kopi di Souq Arabi
Penjual teh dan kopi di Souq Arabi

Leave a Reply