Berlibur di Sungai Nil, Liburan Wajib di Cairo

Berlibur di Sungai Nil, Liburan Wajib di Cairo

Sungai Nil mengalir di 11 negara, yaitu Tanzania, Uganda, Rwanda, Burundi, the Democratic Republic of the Congo, Kenya, Ethiopia, Eritrea, South Sudan, Sudan and Egypt. Sungai ini menjadi sumber air utama untuk keperluan air minum, irigasi pertanian, rumah tangga, industri, dan sebagainya. Mengingat betapa pentingnya sungai ini maka 11 negara yang dilalui sungai Nil tersebut berupaya dan saling menjaga supaya sungai ini selalu bersih. Tahukah kamu, bahwa berlibur di Sungai Nil itu sungguh mengasyikan?

Sungai Nil berakhir di negara Egypt. Di Egypt inilah sungai Nil memiliki volume air yang paling besar karena merupakan muara dari semua anak sungai yang ada. Baik itu sungai Nil Putih, nil yang berasal dari danau Victoria di Kenya, Uganda, Tanzania, maupun sungai Nil Biru yang berasal dari danau Tana, Ethiopia. Selain kedua sungai Nil Putih dan sungai Nil Biru, masih ada juga sungai-sungai lain yaitu Sungai Atbara, Bahr el Ghazal, Sobat River, dan Yellow River dari Chad.

Selengkapnya mengenai Sungai Nil, kamu bisa membaca di Wikipedia di link ini.

Sungai Nil difoto dari jembatan Qasr El Nil Bridge

Foto di atas diambil dari jembatan Qasr El Nil. Spot ini bisa dicapai dari Mahatah el Tahrir (terminal Tahrir). Dari terminal Tahrir lalu berjalan kaki dan naik ke atas jembatan ini. Banyak foto-foto bagus yang bisa diambil dari sini. Di sebelah kiri foto, banyak restaurant kapal yang siap menjamu lidah kita dengan menu makan ala Mesir dan Timur Tengah. Di sebelah kanan foto banyak terlihat kapal bersandar. Kita bisa naik kapal tersebut dengan tarif yang sangat murah. Saya dulu naik ke kapal tersebut dengan karcis senilai 5 pound Egypt. Dengan 5 pound kita akan diajak berkeliling sungai Nil selama kurang lebih 1 jam. Di dalam kapal pun cukup ramai. Iringan lagu disko padang pasir pun bergema. Sayangnya, mulai pertengahan tahun 2016 kapal murah ini dilarang beroperasi karena adanya insiden kapal yang dinaiki penumpang ini karam dan tenggelam.

Bila kamu ingin naik kapal di pusat kota Cairo, kamu harus naik kapal cruise Nil yang tarifnya mencapai 300 pound untuk 1 kali naik. Namun lebih aman dibanding bila kamu naik kapal yang harganya kurang dari 10 pound. Selain itu juga ada suguhan makan malam dan tari belly dance dan tari sufi. Akan saya ceritakan pengalaman saya menonton belly dance di kota Cairo ini di tulisan saya yang lain.

Sungai Nil di Aswan

Sungai Nil di kota Aswan

Foto di atas adalah foto keadaan sungai Nil di kota Aswan. Aswan adalah kota yang berada di ujung Mesir bagian hulu. Kalau di Cairo, keadaan air sungai Nilnya sudah agak keruh. Kalau di Aswan, sungai Nilnya masih jernih. Di kota Aswan inilah banyak terdapat lokasi wisata andalan Egypt. Karena kota Aswan ini berada di hulu Egypt, artinya lebih dekat ke ekuator. Kondisi disini lebih panas. Hampir sepanas negara Sudan. Disarankan untuk tidak berkunjung ke Aswan pada musim panas, karena bisa gosong. Kamu bisa membaca tulisan yang lain mengenai panasnya musim panas di Egypt di link ini.

Jadi kapan kamu akan berlibur di Sungai Nil?

Leave a Reply