Budidaya Pepaya California

Pepaya California adalah komoditi yang bernilai ekonomi tinggi serta primadona di antara jenis pepaya lain di pasaran. Buah asli Indonesia ini digemari oleh konsumen karena rasa dan bentuknya yang khas. Pepaya jenis ini banyak dijual di pasar tradisional, supermarket/hypermarket, perhotelan, katering maupun diekspor ke negara lain. Melihat peluang ini, bisa dilihat bahwa budidaya pepaya california amat menjanjikan.

Pepaya yang memiliki bentuk buah lebih kecil dan lebih lonjong ini berasal dari Amerika Tengah dan daerah Karibia. Ia dapat tumbuh subur sepanjang tahun (tanpa mengenal musim) di Indonesia. Pohon Pepaya California lebih pendek dibanding jenis pepaya lain, paling tinggi lebih kurang 2 meter. Daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. Buahnya berkulit tebal dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tebal, dan manis rasanya. Bobotnya berkisar antara 600 gram sampai dengan 2 Kg.

Belakangan ini, permintaan pasar akan pasokan pepaya California, khususnya supermarket/hypermarket di kota-kota besar dalam dan luar negeri cukup tinggi. Sementara itu, ketersediaan buah relatif terbatas, karena pepaya unggulan yang kecil mungil ini belum dikenal secara meluas di masyarakat petani. Daerah sebaran lahan pertanian pepaya california diantaranya meliputi daerah Kebumen, Banyumas, Cilacap, Purworejo, Wonosobo, dan beberapa daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kebutuhan pepaya california ini cukup banyak, apalagi ketika menjelang bulan puasa dan selama bulan puasa, sehingga membuat prospek ke depan selalu cerah.

Budidaya Pepaya California Perlu Perhatian Ekstra di Musim Hujan

Namun harus diingat bahwa Indonesia memiliki 2 musim, musim hujan dan kemarau. Budidaya Pepaya California harus mempertimbangkan 2 musim ini. Di musim kemarau, pepaya California tidak membutuhkan perawatan khusus, cukup diairi selama seminggu sekali itu sudah cukup. Namun ketika musim hujan, petani harus ekstra hati-hati. Pohon pepaya California tidak tahan terhadap kadar air yang terlalu banyak di dalam tanah. Apalagi kalau air di tanah sampai menggenang, akar pohon akan lebih cepat membusuk. Ketika musim hujan seperti ini, harus dipastikan air hujan yang mengaliri pohon pepaya harus segera dibuang.

Leave a Reply