kondisi iklim di istanbul

Cuaca dan Iklim di Istanbul

Cuaca dan Iklim di Istanbul penting sekali untuk diketahui. Jangan sampai kita salah bawa kostum. Harusnya bawa jaket tapi malah bawa baju lengan pendek. Harusnya bawa payung malah cuma bawa topi. Akhirnya koper yang kita bawa berisi barang-barang yang sebenarnya tidak perlu dibawa.

Baca juga >> Itinerary 5 Hari di Istanbul

Negara Turki berada di 35-43 derajat LU. Ini artinya Turki berada pada daerah beriklim subtropis yang memiliki 4 musim. Ditambah lagi Turki berada di antara 2 benua dan 2 lautan. Hal ini membuat negara Turki memiliki 4 musim yang menyenangkan.

Hagia Sophia di Istanbul, Turki
Hagia Sophia di Istanbul, Turki

Istanbul adalah kota terbesar di Turki. Istanbul juga merupakan kota tujuan utama wisata di Turki. Kota Istanbul berada di pertemuan 2 benua, benua Asia dan benua Eropa. Kota Istanbul juga penuh dengan kekayaan sejarah. Dibangun sejak jaman Romawi Kuno, Istanbul, atau dulu namanya adalah Konstantinopel, adalah kota utama sejak sebelum masehi.

Saya berkesempatan berkunjung ke Istanbul pada tahun 2018. Istanbul menjadi tujuan untuk kami kunjungi karena adanya promo tiket pesawat, kemudahan mengurus visa, wisata sejarah dan atraksi yang begitu banyak, serta mudahnya mengurus akomodasi dan transportasi selama berada di sana.

Baca juga :

Seperti halnya kota yang berada di daerah beriklim subtropis ataupun beriklim sedang, kota Istanbul pun memiliki empat musim. Musim dingin (winter), musim semi (spring), musim panas (summer), dan musim gugur (autumn). Namun ada keunikan lain yang dimiliki kota Istanbul, apa itu?

Iklim di Istanbul yang cerah di bulan Juli
Iklim di Istanbul yang cerah di bulan Juli

Kota Istanbul berada di antara Laut Hitam dan Laut Marmara. Ketika di musim dingin, cuaca di Istanbul begitu menyenangkan. Secara umum, iklim Istanbul mirip dengan dengan wilayah Marmara yang sejuk.

Cuaca di bulan Juli

Pada musim panas, biasanya bulan Juli dan Agustus, suhu udara di Istanbul sedikit lembab dan berada di kisaran 30 derajat Celcius (86 derajat Fahrenheit). Sementara di musim dingin kondisi cuacanya dingin dan basah. Salju di Istanbul bisa ditemui, tetapi jarang. Dengan suhu rata-rata 9 derajat Celcius, bulan Januari adalah bulan paling dingin dan bulan Desember adalah bulan paling basah/banyak hujan.

kondisi cuaca dan iklim di istanbul
Kondisi iklim di Istanbul yang cerah

Saya berkunjung pada bulan Juli. Boleh dibilang ini adalah musim peralihan antara musim dingin menuju musim panas. Boleh dibilang ini adalah musim semi. Namun sayang saya tidak bisa melihat kondisi bunga tulip ketika sedang mekar-mekarnya.

Cuaca di bulan Juli sedikit basah dan lembab. Waktu itu kami sedang berada di Dolmabahce Palace dan selesai berkeliling istana hujan pun turun dengan derasnya. Memang hanya sebentar hujannya, kurang lebih 1 jam. Tapi hujan saat itu benar-benar tidak kami perkirakan sebelumnya. Kami pun membeli jas hujan di pinggir jalan.

Saran saya, ketika kamu pergi ke Istanbul di bulan-bulan musim semi hingga musim panas, tetaplah membawa jas hujan. Itu karena sifat musim semi dan panas bahkan hingga musim gugur yang relatif basah di Istanbul.

Secara keseluruhan, cuaca dan iklim di Istanbul menyenangkan. Istanbul dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, kondisi cuaca dan iklim terbaik adalah di musim semi dan musim gugur. Ketika itu kondisi cuacanya hangat, nyaman sekali untuk jalan-jalan di siang maupun malam hari. Kondisi itu sangat ideal untuk menjelajahi berbagai atraksi yang ada di kota Istanbul.

Leave a Reply