Republik Shay Mesir

Republik Shay Mesir

Teh atau Shay [ شاي ] adalah minuman kesukaan orang Mesir. Tua, muda, pria, dan wanita gemar minum teh. Tidak peduli apa kesibukannya, minum teh adalah hal wajib bagi mereka. Dalam sehari, orang Mesir mampu minum teh sebanyak 5 gelas lebih. Dan tentu saja teh tersebut adalah teh manis. Diminum dalam waktu kurang dari 5 menit, tanpa perlu menunggunya dingin.

Orang Mesir minum teh dalam keadaan panas. Bagi mereka, minum teh dalam keadaan dingin adalah tidak nikmat. Pernah katanya, produsen minuman teh botol dari Indonesia mengadakan survey pasar di Mesir mengenai potensi pasar minuman teh dalam botol. Dan apa hasilnya? Orang Mesir sama sekali tidak tertarik untuk mengonsumsi teh kemasan tersebut. Bagi mereka, minum teh ya harus panas dan manis.

Bagi orang Mesir minum teh adalah budaya yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan mereka sehari-hari. Entah itu bekerja di kantor, kerja jadi buruh kasar, bahkan kuliah di kampus, minum teh sudah menjadi kebiasaan. Yang lebih gokil lagi adalah sopir bis mampu mengendarai bisnya sambil minum teh. Dimana tehnya? Ya diletakkan di dashboard bus, dan uniknya teh tersebut tidak tumpah. Yang tidak kalah lagi adalah kenek bus tersebut, ia mampu mencari penumpang sambil minum teh. Tangan kirinya berpegangan pada pintu bus sedangkan tangan kannya sambil memegang segelas teh.

Lain lagi dengan cerita di kampus. Ketika sedang mengikuti pelajaran perkuliahan, mahasiswa bisa memesan teh kepada penjual yang lewat. Bukan hanya mahasiswa, dosennya pun kadang ikut memesan teh tersebut. Ketika si penjual teh lewat di depan kelas kamu, kamu tinggal memanggil mereka dengan sapaan yang cukup keras. Seketika ia akan mengantar teh tersebut ke meja kamu. Dan, aktivitas ini diperbolehkan di kampus.

Ono-ono wae 😀

Sudah minum teh hari ini?

2 Comments


    1. teh di mesir kebanyakan memakai jenis merk Lipton. ditambah dengan daun mint dan gula 1 sendok. rasanya segar ketika diminum selagi panas 🙂

      Reply

Leave a Reply