Memberikan tip ketika berwisata

Memberikan Tip Ketika Berwisata

Setiap negara memiliki kebiasaan yang berbeda dalam hal pemberian tip. Supaya tidak menarik perhatian ketika sedang traveling, tips memberikan tip ketika berwisata ini mungkin bermanfaat saat kita sedang melakukan perjalanan.

Memberi tip (bahasa Turki: Baksheesh) di Istanbul, atau di Turki dalam hal ini, cukup umum. Bukan hanya di Turki, pengalaman saya pergi ke Mesir pun begitu. Ketika makan di restoran, tip adalah satu hal yang amat dinanti oleh para pramusaji meskipun mereka tidak mengatakannya.

Dengan memberi tip biasanya kita akan diberikan pelayanan yang lebih baik. Namun tidak setiap tempat harus kita berikan tip. Saat naik taksi, minibus (Dolmus), ataupun ketika belanja ke pasar/supermarket, ya tidak perlu memberi tip. Cukup ketika di restoran saja, pemandian air panas, atau panti pijat umum. Berikan tip bila kita puas dengan layanan mereka, kalau kurang puas ya sampaikan keluhannya.

Baca juga >> Belanja oleh-oleh di Pasar Omdurman, Sudan

budaya memberikan tip di berbagai belahan dunia
Budaya memberikan tip di berbagai belahan dunia

Sumber: https://www.calculator.net/tip-calculator.html

budaya memberikan tip di berbagai belahan dunia
Budaya memberikan tip di berbagai belahan dunia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berapa banyak tip yang diberikan tergantung pada jenis layanan sehingga biasanya bervariasi. Misalnya, pemberian tip selalu umum di restoran. Gaji pramusaji biasanya kecil sehingga mereka mengharapkan sekali dengan adanya tip. Kita bisa memberikan tip dalam bentuk presentase. Misalnya di restoran atau di bar, cukup dengan tip 5% – 10% sudah cukup, di restoran mewah tip 10% – 15% biasa.

Baca juga >> Restoran Makanan Thailand di Sudan

Di hotel, memberi tip pada porter adalah sangat tepat. Kita bisa memberikan tip sebanyak yang kita mau. Namun kalau dalam satuan mata uang asing, satu Euro atau Dolar per koper sudah sesuai. Tentang kebersihan kamar hotel, bila kita puas maka kita bisa meninggalkan uang satu Dollar / Euro di atas bantal. Uang satu dollar/Euro ini bisa dikalikan dengan jumlah hari berapa lama kita menginap.

tip di berbagai belahan dunia

Selama kunjungan dan wisata keliling, pemandu wisata dan sopir bus akan menghargai pemberian tip. Jumlah tip tergantung pada kepuasan pribadi kita. Jika sangat puas, kita dapat memberikan beberapa Dolar / Euro lebih banyak.

Sopir bus biasanya memiliki Kotak Tip di dasbor bus. Tip ini bisa diberikan di akhir perjalanan. Kadang-kadang pemandu wisata atau sopir mengedarkan keranjang tip kepada para penumpang dan mengumumkannya lewat pengeras suara. Seperti biasa, besarnya tip tergantung pada kebijaksanaan kita.

Setiap negara memiliki budaya memberikan tip yang berbeda-beda. Ini juga perlu kita pahami. Apalagi kita seorang turis, kita mewakili dan membawa nama baik negara kita. Jangan sampai orang lokal menganggap turis dari negara A terkenal pelit memberi tip.

Di Turki tip itu seikhlasnya, di USA dikenal ada yang namanya minimum tip. Berbeda lagi ketika ke Jepang, memberi tip adalah haram. Jadi pahami masing-masing budaya negara setempat.

Leave a Reply