Transit di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Pengalaman Transit di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Pengalaman Transit di Bandara Kuala Lumpur Malaysia ini adalah pengalaman saya yang ke-3. Kuala Lumpur International Airport biasa disingkat KLIA. Bandara KLIA sendiri ada dua (2), KLIA 1 dan KLIA 2. Saran dari saya, teman-teman harus pahami betul terutama bagi teman-teman yang hendak terbang ke luar negeri dan di Kuala Lumpur ini hanya transit.

Baca juga >> Tempat Wisata di Kuala Lumpur yang Dekat dengan Bandara KLIA

Bandara KLIA memiliki pemandangan yang indah. Bandara ini dibangun di tengah perkebunan sawit. Sejauh mata memandang, ketika kita hendak landing atau take off, kita akan disuguhi dengan pemandangan perkebunan kelapa sawit. Bandara KLIA terletak kurang lebih 45 km dari pusat kota Kuala Lumpur.

Aerial View Bandara Kuala Lumpur Malaysia
Aerial View Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Turun dari Pesawat

Di terminal KLIA 1, kita turun pesawat tidak perlu lagi naik bus jemputan layaknya di bandara Saudi Arabia, Sudan, atau beberapa bandara lain di dunia. Pintu pesawat langsung terhubung dengan garbarata. Jadi kita tinggal jalan kaki menuju loket imigrasi untuk mendapatkan cap masuk Negara Malaysia.

Begitu cap ijin masuk Negara Malaysia didapat, kita bisa menuju ruang tunggu kereta bandara. Bandara KLIA memiliki 2 terminal, terminal utama dan terminal satelit.

Kuala Lumpur Airport Overview Map
Kuala Lumpur Airport Overview Map

Kita akan turun di terminal satelit, naik kereta bandara, lalu turun di terminal utama untuk mengambil koper. Bagi teman-teman yang ingin pindah terminal KLIA 2, hal ini harus dipahami supaya jangan sampai kehilangan waktu. Jadi urutannya: Turun pesawat – imigrasi – naik kereta bandara – ambil bagasi – keluar terminal KLIA 1.

Untuk teman-teman yang turun/naik di terminal KLIA 2, hal ini lebih mudah. Turun dari pesawat langsung ke imigrasi, ambil koper, keluar terminal. Bandara KLIA 2 tidak memiliki terminal satelit sehingga lebih mudah dipahami.

Naik Kereta Bandara

Kereta bandara yang ada di KLIA 1 tersedia secara gratis. Frekuensinya perjalanannya setiap 10 menit sekali. Dari terminal satelit, penumpang turun dan menuju tempat ambil bagasi yang jaraknya hanya 2 menit naik kereta bandara.

Bila teman-teman merasa bingung, langsung saja tanya petugas. Pernah sekali kereta bandara di KLIA 1 sedang dalam perbaikan, pihak bandara memberikan fasilitas shuttle bus menuju tempat pengambilan bagasi. Nanti ada petugas yang mengarahkan.

Kereta Bandara Kuala Lumpur Malaysia
Kereta Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Pindah Terminal KLIA 1 dan KLIA 2 Dengan Shuttle Bus

Bandara KLIA 1 biasanya melayani penerbangan untuk pesawat full service dan bandara KLIA 2 melayani penerbangan untuk low cost carrier. Nah antar bandara ini dihubungan dengan sebuah layanan shuttle bus.

Dari bandara KLIA 1, setelah naik kereta bandara dan mengambil bagasi, kita bisa langsung keluar ke bagian depan bandara. Ada papan petunjuk tempat menunggu shuttle bus. Kalau kurang jelas, kamu bisa ke petugas yang ada.

Dari KLIA 1, shuttle bus akan langsung mengarah ke KLIA 2 tanpa harus berhenti di terminal. Berbeda lagi bila kamu dari KLIA 2 menuju ke KLIA 1, setelah naik bus kita harus turun ke terminal LTCP untuk berganti bus.

Mengapa ganti bus?

Di terminal yang biasa dikenal dengan nama Long Term Car Park (LTCP), merupakah sebuah terminal bus yang mana kanan kirinya merupakan tempat parkir luas. Penumpang pesawat yang ingin menginapkan mobil atau kendaraannya di bandara biasanya memarkir di sini. Nah dari sini, kita tinggal naik shuttle bus yang ada.

Sebenarnya tidak ganti bus tidak apa-apa, namun kita harus menunggu kurang lebih 10 menit. Tempat pemberhentian ini digunakan untuk menyesuaikan jarak atau frekuensi antar bis. Biasanya kan ada bus yang terlalu cepat atau terlambat datang, nah di terminal LTCP inilah penyesuaian jadwal busnya.

Shuttle Bus Gratis di Bandara Kuala Lumpur Malaysia
Shuttle Bus Gratis di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Makan dan Belanja di KLIA 2

Berada di KLIA 2, kita tidak akan kesulitan untuk mencari tempat makan dan istirahat. KLIA 2 lebih mirip mall daripada sebuah bandara. Tokonya banyak sekali, mirip mall. Tempat makannya apalagi, mirip food court. Ruang tunggunya luas, kursinya banyak.

Tapi sayang kursinya tidak bisa buat tiduran, karena ada sandaran tangannya. Jadi cuma bisa buat duduk leyeh-leyeh saja. Saran saya, pilih kursi dekat tembok supaya bisa sandaran ke tembok. Jangan lupa sediakan bantal leher supaya tidak pegal.

Soal makanan, kemarin saya menghabiskan kurang lebih RM 20 atau sekitar Rp70.000,- untuk membeli 2 potong donat dan hot chocolate ukuran Jumbo di Dunkin Donnuts. Sambil sarapan, sambil wifi-an. Apalagi pagi-pagi, tempatnya sepi. Asik banget buat nongkrong.

Kalau budget kamu lebih minim lagi, kurang dari RM 10 kamu bisa mencari sebuah minimarket yang lokasinya dekat dengan pintu keluar di Lantai 2. Di tempat ini ada minimarket yang menjual cup noodle, semacam Pop Mie dengan harga Cuma RM 4. Air panasnya gratis. Untuk minumannya tinggal beli air mineral saja RM 3. Total RM 7 dan kamu sudah cukup kenyang.

Kalau mau beli oleh-oleh untuk keluarga di rumah, ada banyak toko-toko mainan, baju, oleh-oleh, makanan kecil, bir, coklat, dan sebagainya. Pilih saja sesuai kebutuhan. Jangan lupa sesuaikan dengan bagasi yang dimiliki. Jangan over bagasi, nanti kena biaya tambahan.

Jaya Grosir di KLIA 2 Malaysia

Fasilitas Wifi

Baik KLIA 1 maupun KLIA 2 menawarkan fasilitas Wifi yang sama-sama bagusnya. Sinyalnya kencang di setiap sudut bandara. Dan semuanya bisa dinikmati secara GRATIS.

Di KLIA 1, begitu turun dari pesawat, selepas dari imigrasi, kita bisa langsung menuju lorong menuju tempat pemberhentian kereta bandara. Di kanan kiri lorong terdapat tempat duduk yang banyak, toilet yang bersih, serta fasilitas air minum gratis.

Nah sambil meluruskan kaki yang pegal setelah menempuh perjalanan jauh, kita bisa wifi-an. Kalau masih kesusahan tinggal hubungi saja petugas yang kebanyakan masih sangat muda-muda. Mereka akan dengan senang hati membantu kita.

Di KLIA 2 beda lagi, bandara ini lebih terasa wow dan modern. Kalau boleh kita bilang, bandara ini lebih cocok disebut dengan mall.

Fasilitas wifi-nya jangan ditanya. KENCENG!! Terakhir kemarin saya sampai streaming beberapa anime di KLIA 2 tanpa buffering.

Kalau cuma buat nonton Youtube apalagi. Proses loginnya pun mudah. Tinggal cari saja.

Pemandangan Bandara Kuala Lumpur Malaysia dari atas pesawat
Pemandangan Bandara Kuala Lumpur Malaysia dari atas pesawat

Itulah pengalaman saya waktu transit di bandara Kuala Lumpur Malaysia. Bagi teman-teman yang baru pertama transit di Kuala Lumpur, jangan khawatir akan ketinggalan pesawat lanjutan. Petugasnya muda-muda dan enak ditanya. Bahasanya pun sama, sama-sama pakai Bahasa Melayu. Kalau tak paham Bahasa Melayu ya lebih baik pakai Bahasa Inggris saja.

Untuk informasi yang lebih lengkap, teman-teman bisa kunjungi website-nya langsung.

Wikipedia >> Kuala Lumpur International Airport

Website Malaysia Airport >> Malaysia Airport

Gateway KLIA 2 >> Gateway KLIA 2

Baca juga >> Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik

Selamat terbang.

Disclaimer:
Sumber foto saya ambil dari website resmi Malaysia Airports, Gateway KLIA 2, dan beberapa hasil dari Googling.

Leave a Reply