sudan

globe dunia

Pengalaman kerja di Afrika ini kurang lebih sudah saya jalani selama 5 tahun. Saya pertama kali berangkat pada bulan Januari 2015. Berarti kurang lebih sekitar 7 bulan lagi akan genap menjadi 5 tahun saya berada di tanah Afrika. Tulisan saya ini kebanyakan saya isi dengan foto-foto pengalaman kerja di Afrika. Tanah Afrika memang tandus. Orangnya tak ramah senyum. Harus menyapa dulu baru mereka akan menyapa balik. Mata mereka selalu mengikuti

Pernikahan di Gedung Sewa Yang Mewah di Sudan

Tadi malam saya baru saja menghadiri pernikahan kerabat dari salah satu direktur di tempat saya bekerja. Ini adalah kali ke-9 saya menghadiri pesta pernikahan di Sudan. Pertama kali datang ke pernikahan anak Pak Hamid (Personalia), pernikahan Akam (Purchasing), pernikahan Sabir (Warehouse), Kabuki (Kasir Distribusi), adiknya Sanaa (Personalia), Mohamed (anak direktur), keponakannya pak direktur, Muntasi (Mandor Produksi) dan Saddam (Operator Produksi). Di tengah kondisi Sudan yang sedang banyak demo ini, pernikahan

Keadaan Kota Khartoum

Selama kurang lebih dua (2) tahun tinggal di Sudan saya memperhatikan semakin hari semakin banyak produk Indonesia yang masuk ke Sudan. Apa saja produk Indonesia di Sudan tersebut? 1. Indomie Indomie yang ada di Sudan awalnya diproduksi di Arab Saudi. Indomie tersebut lalu diimpor oleh trader ke negara Sudan. Saat ini Indomie di Sudan tidak lagi diimpor dari Arab Saudi. Indomie sudah memiliki pabrik sendiri di kota Khartoum, Sudan. Pada

airport-transit

Apakah WNI Perlu Visa Saat Transit di Abu Dhabi, Dubai, Qatar, Istanbul, Jeddah dan Cairo? Informasi ini perlu teman-teman ketahui, karena barangkali teman-teman sering pulang pergi dan melewati bandara di kota-kota di atas. 1. Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab) Saat ini negara Uni Emirat Arab (UEA) belum memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI. Artinya kalau kamu transit di bandara Abu Dhabi atau bandara Dubai, dan kamu berencana untuk

Seorang warga sedang membangun rumah dari lumpur

Kondisi negara Sudan saat ini boleh dibilang sedang berada di ujung tanduk. Tidak lain tidak bukan karena memang sudah tiga (3) bulan terjadi demo di sana-sini menuntuk pemerintah yang berkuasa untuk segara turun. Oh iya, tulisan ini merupakan terjemahan yang saya peroleh dari website >> Every Culture. Tulisan ini adalah seri lanjutan dari >> Sejarah Bangsa Sudan yang saya tulis sebelumnya. Saya mencoba menguliknya dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

A tabo coloss in Sudan National Museum

The National Museum of Sudan atau lebih dikenal dengan nama Sudan National Museum adalah salah satu museum yang berada di kota Khartoum, Sudan. Museum ini berada di Nile Street, dekat dengan Hotel Corintia. Sudan National Museum juga berada di pertemuan dua (2) sungai Nile yaitu Sungai Nil Putih dan Sungai Nil Biru. Lokasi ini disebut dengan nama Al-Mogran. Bagi-bagi teman yang berada di kota Khartoum, tempat ini wajib dikunjungi, baik pada hari kerja

berbelanja di pasar omdurman

Minggu lalu saya bersama teman-teman, yaitu Yosi, Fajar, Pak Rudi, Husnul, Dana dan Dhila serta Mamayukero berkesempatana pergi ke pasar Omdurman. Pasar Omdurman adalah tempat pilihan utama untuk berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Indonesia. Teman-teman bisa browsing di internet mengenai keberadaan Pasar Omdurman ini. Lebih jelasnya, lokasi Pasar Omdurman bisa dilihat pada peta di bawah ini. Untuk menuju Pasar Omdurman banyak pilihan kendaraan yang bisa kita gunakan. Seringkali saya

Makan di Restoran Bangkok di Sudan

Makanan Indonesia yang ada di Khartoum lama-lama bikin bosen juga. Kalau pergi warung makan Indonesia semacam Restoran Nusantara, maka menunya paling ayam goreng, ayam penyet, atau ayam bakar. Dulu pernah mereka bikin menu mie goreng tapi sekarang udah ngga ada lagi. Alhasil pengen juga nyoba menu masakan lain. Tau-tau denger kabar ada restoran Thailand yang baru buka. Ya udah deh kita coba makan di Restoran Bangkok di Sudan ini. Namanya

chinese restaurant di sudan

Kali ini saya ingin menulis tentang sebuah warung makan alias Chinese restaurant di Sudan. Lebih tepatnya restoran ini berada di Ebed Khatim St., Khartoum. Restoran ini berada tidak jauh dari kampus International University of Africa. Salah satu kampus incaran para mahasiswa asing yang datang ke Sudan untuk belajar agama Islam. Selanjutnya akan saya sebut dengan kampus Afrika saja. Lokasi restoran ini mudah untuk ditemui. Dekat dengan pertigaan lampu merah antara

Orang Sudan berkumpul di pasar

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya mengenai seluk beluk negara dan sejarah bangsa Sudan. Kamu bisa membaca tulisan sebelumnya pada link berikut ini >> Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Sudan. Masyarakat pertama yang tinggal di wilayah Sudan modern adalah orang Meroitic. Mereka tinggal di kawasan antara Atbara modern dan Sungai Nil pada tahun 590 SM hingga 350 SM. Waktu itu kota Meroe dikuasai oleh orang-orang Ethiopia. Terdapat 3 kerajaan