kopi penerbangan jarak jauh

Tips melakukan perjalanan jauh lewat pesawat

Tips melakukan perjalanan jauh lewat pesawat. Perjalanan jauh yang saya maksud adalah perjalanan yang menempuh perjalanan udara selama lebih dari 5 jam. Perjalanan di bawah itu masih saya anggap sebagai penerbangan singkat.

Baca juga:

Ada beberapa tips melakukan perjalanan jauh lewat pesawat yang ingin saya bagikan. Antara lain:

Kurangi atribut logam yang menempel dalam pakaian

Ketika ketika check in pesawat, baik itu perjalanan domestik maupun internasional, kita akan melewati pintu pemeriksaan. Biasanya atribut logam yang menempel dalam tubuh kita akan diminta untuk dilepas. Baik itu kacamata, telepon genggam, sabuk, bahkan sepatu (apabila ada unsur logamnya seperti sepatu safety). Saran saya adalah:

  • Gunakan celana dan pakaian yang tidak membutuhkan sabuk
  • Sabuk ditaruh di tas saja
  • Gunakan sepatu kets atau sandal

Apabila terpaksa ingin membawa benda berbahan logam seperti gunting, gunting kuku, korek api, taruh saja di koper/bagasi. Ini lebih aman dan tidak akan disita oleh petugas keamanan.

Petugas bandara biasanya akan meminta kita melepas sabuk celana untuk pemeriksaan
Petugas bandara biasanya akan meminta kita melepas sabuk celana untuk pemeriksaan

Bawa camilan

Perjalanan jauh akan membutuhkan waktu yang lama. Lama waktu dari kita check in di bandara hingga pesawat lepas landas sekitar 2 jam, paling cepat 30 menit. Dengan asumsi kita check in untuk perjalanan internasional di bandara yang sama.

Pengalaman saya selama menempuh perjalanan jauh menggunakan pesawat, diantaranya Jakarta-Dubai atau Kualalumpur-Jeddah, kita akan mendapatkan jatah makan 2 kali.

Dahulu, perjalanan Jakarta-Dubai menggunakan maskapai Emirates kita akan diberi jatah makan 2 kali. Yaitu sekitar 1-2 jam setelah pesawat lepas landas dan 2 jam sebelum pesawat mendarat. Namun sekarang berbeda, pada 1-2 jam pertama kita akan disuguhi snack seperti sandwich, shawarma atau roti isi. Baru ketika pesawat akan mendarat, kita akan diberikan makan berat. Mungkin maskapai sedang melakukan efisiensi.

Agak berbeda dengan maskapai yang saya naiki sekitar 6 bulan lalu menggunakan Saudi Airlines. Jam makannya hampir sama, 1-2 jam setelah pesawat lepas landas dan 2 jam sebelum mendarat. Menunya makan berat sebanyak 2 kali.

Untuk ketersediaan minum sendiri, kita bisa minta air minum kepada pramugari sebanyak mungkin yang kita mau.

Saran saya, meski sudah diberi jatah makan berat oleh maskapai, tetaplah bawa makanan camilan. Kafe-kafe memang tersedia di bandara, namun harganya mahal. Lebih baik bawa makanan sendiri dari toko atau warung dekat rumah. Lebih murah tentunya.

Bawa camilan atau roti sebagai penunda lapar
Bawa camilan atau roti sebagai penunda lapar

Powerbank

Pada tahun 2019 ini hampir semua bandara memiliki fasilitas colokan untuk charger. Kita siapkan saja kabel charger-nya.

Masalah lainnya adalah banyak calon penumpang lainnya yang juga ingin men-charger telepon mereka di bandara. Maka membawa powerbank adalah salah satu solusinya.

Powerbank yang diijinkan untuk dibawa ke atas pesawat adalah powerbank yang berkapasitas kurang dari 100 Wh. Untuk powerbank dengan kapasitas 100-160 Wh maka harus mendapatkan ijin tertulis dari maskapai. Di atas itu, charger tidak boleh dibawa ke atas pesawat.

Satu orang penumpang juga hanya diperbolehkan membawa maksimal 2 powerbank. Lebih dari dua (2) tidak boleh.

Kapasitas powerbank untuk pesawat terbang
Kapasitas powerbank untuk pesawat terbang
Sumber: www.zendure.com

Buku

Membaca buku sambil menunggu pesawat datang adalah hal langka saat ini. Paling hanya 1-2 orang yang suka membaca buku hard copy di ruang tunggu.

Begitu juga ketika berada di atas pesawat. Sedikit sekali orang yang membaca buku. Lebih banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bermain game atau menonton film.

Membaca buku atau novel dapat menjadi alternatif kita daripada mati gaya.

Membaca buku bisa menjadi alternatif ketika berada di ruang tunggu bandara
Membaca buku bisa menjadi alternatif ketika berada di ruang tunggu bandara

Laptop

Saya suka membawa laptop terutama untuk perjalanan yang saya tahu akan memakan waktu lama ketika transit. Di bandara sambal menunggu penerbangan selanjutnya, saya akan membuka laptop dan menulis artikel.

Beberapa artikel di blog ini adalah hasil transit di bandara.

Menulis blog sambil menunggu penerbangan selanjutnya
Menulis blog sambil menunggu penerbangan selanjutnya

Bawa jaket

Ketika transit di bandara menunggu penerbangan selanjutnya, seringkali kondisi AC bandar begitu dingin. Apalagi ketika di malam hari. AC-nya dingin sekali. Memakai jaket dan sepatu adalah pilihan terbaik. Jangan sampai tidak membawa jaket.

Ruang tunggu di Dubai airport
Ruang tunggu di Dubai airport

Bawa tas kecil  

Tas kecil dipakai untuk menyimpan dokumen-dokumen kecil seperti paspor, kartu ATM, dan telepon genggam. Dengan tas kecil kita tidak perlu membuka ransel untuk mengambil barang yang kita butuhkan.

Leave a Reply