Quote

I still remember the days I prayed for the things I have now.

Pada akhirnya inyong sadar, 25 tahun adalah usia dimana inyong merasa begitu percaya diri, selalu merasa benar, apabila salah maka inyong sebisa mungkin akan membantah agar presentase salah itu turun dari angka 100%.
Inyong pantang diremehkan, merasa bisa mengerjakan segala hal, dan merasa lebih baik dari mereka yang satu usia dengan inyong.
Semangat yang menyala-nyala ini sebenarnya adalah kekuatan, apabila bisa inyong arahkan ke hal-hal yang positif. Namun harus inyong ingat juga, hal ini adalah kelemahan inyong juga. Ketika inyong tidak bisa memenuhi ekspektasi orang lain, inyong akan stres sendiri.
Bapake inyong mengatakan, “Nek kowe bisa nglewati umur 25 tekan 30 kanti lancar, bisa ngembangna awake dewek, sikape sopan santun, andhap asor. Insya Alloh, umur 30 menduwur kowe bisa mabur”.

Orang boleh pintar setengah mati, tapi selama ia tidak menulis ia akan mati ditelan jaman.

*Pramoedya Ananta Toer

Tidak apa-apa kalau hidupmu tidak dihargai, dikucilkan, atau bahkan dihinakan. Kesuksesan bukan terletak pada hal apa yang sudah kamu raih, menjadi apa, ternama atau tidak. Tapi bagaimana menjalani hidup ini dengan benar, itu sudah cukup untuk dinamakan sukses.

You say you love rain. But you use an umbrella to walk under it.
You say you love sun. But you seek shade when it’s shining.
You say you love wind. But when it comes, you close your window.
So that’s why I’m scared when you say that you love me.
– Bob Marley –

Kamu bilang kamu menyukai hujan, tapi kenapa menggunakan payung ketika ia turun.

Kamu bilang kamu menyukai mentari, tapi kenapa kamu berteduh ketika ia bersinar.

Kamu bilang kamu menyukai awan, tapi kenapa kamu menutup jendela ketika ia datang.

Itulah mengapa aku begitu takut ketika kamu bilang kamu menyukaiku …

Bagiku, menulis adalah hipnoterapi untuk diri

Bagiku menulis adalah suatu proses melepaskan beban. Proses menentramkan hati. Proses menyiapkan diri untuk esok yang lebih baik. Menulis menjadi media meluapkan emosi. Curhat dengan teman atau keluarga belum tentu dapat menjadi media peluapan beban, dengan menulis semua bisa tertumpahkan.

Kadang kita merasa malu ketika harus membuka semua aib  di hadapan teman curhat. Tetapi tidak dengan menulis. Kertas, atau mungkin laptop ini, tempat kita meluapkan segala sesuatu, ia tidak pernah protes. Ia bersedia menerima semua keluh kesah kita. Baik atau buruk. Dosa atau pahala. Kegelisahan atau kebahagiaan.  Keyakinan atau keraguan. Masa lalu atau masa depan. Kenyataan dan harapan. Semua bisa kita tulis. Tanpa tirani. 

Kehidupan begitu sulit. Ya memang mungkin di-setting begitu sulit. Atau mungkin kita yang mempersulitnya. Ya, begitu banyak kata “mungkin” yang berlarian di kepala kita. Kata “mungkin” memberi kita sebuah arti tentang pesimis dan optimis. 

Penyesalan masa lalu dan kekhawatiran masa depan. Hal itu banyak mengisi memori di cerebrum kita. Ketidakmampuan kita menyelesaikan masalah di masa lalu membuat kita terlalu banyak berasumsi bahwa di masa depan kemungkinan kita akan mengulanginya. Hal itu menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan. Kita menjadi tidak pernah tenang.

Adakah yang sedang mengerjakan skripsi sekarang? hehe..
Saya sedang mengerjakannya sekarang.
Setelah selesai skripsi sudah punya rencana belum mau kemana?
Bekerja? Bekerja dimana?
Setelah bekerja lalu apa? Membahagiakan orang tua?
Yakinkah hal yang kita perbuat itu akan membuat orang tua kita bahagia? Bila orang tua kita bahagia akankah kita juga bahagia? Atau cuma berpura-pura? hehehe..

Pilihan ada di tanganmu. Bahagia atau tidak. Semua sama saja. Hidupmu harus tetap berjalan.

If you don’t have the time to read, you don’t have the time or the tools to write.
STEPHEN KING

Membacalah agar kau mengenal dunia, dan menulislah agar kau dikenal dunia. Tulisan yang baik berawal dari bacaan yang baik. Terbiasa menulis, pasti berawal dari kebiasaanya membaca. Jika kau ingin menjadi penulis, maka mulailah membaca dari kau bangun tidur.

Asking a writer what he thinks about criticism is like asking a lamppost what it feels about dogs.
JOHN OSBORNE

Do not wait for your ship to come in, get in your boat and row out.
It is sometimes hard to cross that bridge, try something new, or make that change. But once you do, you will realize that things are usually never as bad as we imagine.
If you want to get to the top in life, you are going to have to take the stairs.
As you travel through life, your dreams will guide you, determination will get you there,
and love will provide the greatest scenery of all.

Banyak sekali orang yang ingin sukses namun hanya menunggu kesempatan itu datang. Orang-orang yang berhasil adalah mereka yang bergerak untuk menjemput dan menciptakan kesempatan itu. Mereka siap untuk berjuang, berusaha keras, hingga ada jaminan mereka akan mencapai semua mimpi dan cita-cita mereka. Milikilah mimpi, genggamlah mimpi-mimpimu, karena coretan kecil mimpi itulah yang akan mengarahkan ke mana kamu menuju. Kekuatan tekad yang akan menentukan apakah kamu dapat mencapainya atau tidak. Dan tentang cinta,  landasi perjuanganmu dengan cinta, karena cintalah yang akan mampu memberikan pemandangan terindah yang pernah kamu lihat selama kamu memperjuangkannya. Jalani hari dengan semangat, kawan!

Sumber: http://arryrahmawan.net/life-is-a-challenge/