Warung Mie Ayam Bu Rumi, Spesialis Mie Ayam di Sudan

warung mie ayam bu rumi sudan

Warung mie ayam Bu Rumi adalah solusi mengatasi rasa kangen terhadap menu mie ayam dan bakso di Sudan. Warung ini buka setiap hari Jum’at bakda sholat Jum’at. Mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore. Kamu bisa mendatangi warung makan ini dengan denah di bawah ini.

warung bakso bu rumi
Warung Mie Ayam Bu Rumi. Tinggal ikuti saja patokan garis jingga dari Afra Mall.

Dari Afra Mall kamu bisa ke timur mengikuti jalan Maamon Bahiri, lalu di perempatan jalan Ebed Khatim kamu belok ke kanan hingga sampai perempatan pertama, yaitu perempatan Arkaweet. Ikuti saja jalan Firdaus hingga hampir mendekati jalan 60th. Jalan 60th agak sedikit menikung, begitu kamu melihat suatu menara masjid berwarna hijau, yaitu Masjid Firdaus, langsung ambil ke kanan. Warung mie ayam Bu Rumi ada di dekat masjid ini.

lokasi warung mie ayam bu rumi sudan
Warung Mie Ayam Bu Rumi berlokasi di dekat 60th Street

Warung Mie Ayam Bu Rumi, Tempat Ajang Silaturahmi

Warung mie ayam Bu Rumi ada di lantai 3. Jadi kamu harus naik tangga 3 lantai. Pada hari Jumat ini biasanya para Buruh Migran Indonesia (BMI) yang ada di Sudan berkumpul di warung mie ayam Bu Rumi sekalian arisan. Arisan ini diikuti oleh ibu-ibu dan bapak-bapak BMI. Arisan di tanah rantau tentunya memberikan warna tersendiri sebagai media silaturahmi para warga negara Indonesia di Sudan.

Selain arisan, para WNI yang berkumpul ini juga biasanya membawa barang dagangan. Biasanya mereka yang baru pulang kampung ke Indonesia, mereka akan menawarkan dagangan seperti jengkol, pete, kecap Bango, rokok, bahkan celana jeans. Perut kenyang, kantong pun terisi. Itulah motto hidup para WNI ketika berkumpul di warung mie ayam Bu Rumi.

mie ayam bu rumi sudan
Mie Ayam Bu Rumi. Untuk sekelas mie ayam di tanah perantauan, mie ayam ini sudah cukup enak menurut saya.

Mie Ayam Bu Rumi seringkali didatangi oleh para tentara dan polisi Indonesia yang sedang bertugas di Sudan.

Lihat juga: Polisi dan Tentara Indonesia Bertugas Sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian di Sudan

Para polisi dan tentara penjaga perdamaian ini bertugas di daerah Darfur. Sekitar 1,000 kilometer dari kota Khartoum. Darfur bisa ditempuh dengan pesawat terbang kurang lebih 2 jam. Bila memakai bus bisa memakan waktu sampai 5 hari. Kok bisa? Kondisi jalan dari Khartoum menuju Darfur memang jelek. Bis dan kendaraan umum pun hanya bisa berjalan di siang hari. Malam hari sangat rawan karena ini adalah daerah konflik. Kamu berkendara di malam hari bisa-bisa kamu kena rampok di tengah gurun. Tamatlah riwayatmu.

Leave a Reply