Nasehat dari Kawanku Husein

Orang bijak bilang, memiliki teman yang baik adalah salah satu rejeki yang tidak semua orang bisa peroleh. Uang bisa dicari, barang mewah bisa dibeli, namun teman baik itu amatlah langka.

Namanya Husein, beliau adalah kolega saya yang berasal dari Morocco. Husein datang ke Egypt dalam rangka studi banding untuk departemen yang akan dia pimpin, Human Resources (HR). Salah satu cabang pabrik akan dibangun di Morocco, maka langkah pertama adalah memilih HR Leader. Perusahaan menugaskan Husein untuk belajar ke Egypt, dimana disini terdapat perusahaan sejenis yang sudah lebih dulu berdiri. Hasil studi inilah, yang kemudian ia elaborasikan dengan pengalamannya lalu diterapkan di Morocco.

Husein hanya berkunjung 3 hari. Selesai masa studi bandingnya, saya berkesempatan untuk menemaninya jalan-jalan keliling Cairo. Kami mengunjugi Piramida, Sphynx, Muhamad Ali Citadel, dan St Simon Church.

Satu hal yang paling saya ingat mengenai Husein beliau orangnya santun. Tipikal orang HR yang mampu menjadi penengah bila ada masalah. Sederhana, mau menerima setiap hal tanpa mengeluh. Dan selalu mengucap terima kasih atas setiap kebaikan yang orang lain beri.

Pesan yang paling saya ingat dari pesan Husein adalah: Berbuat baiklah dimanapun kamu berada, kepada apapun, kepada siapapun. Perbuatan baik ini adalah bentuk rasa syukur kita karena Allah sudah memberikan segalanya, yang terbaik yang pernah ada, kepada kita. Kita diberi perut, dilengkapi pula dengan mulut supaya tidak merasakan lapar. Kita diberi hidung, dilengkapi pula dengan lidah supaya mencecap lezatnya sajian makanan.

.وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

Setiap hal yang kita sukai, kita menyebutnya anugerah, dan setiap hal yang tidak kita sukai, lebih sering kita menyebutnya musibah, adalah dua hal yang selalu datang kepada diri kita silih berganti. Keduanya adalah bentuk kebaikan Allah.

Kita tidak pernah tahu bahwa dari dua hal ini, Allah memberikan kasih dan rahmatnya. Dalam anugerah, Dia memberikan kita kebahagiaan hati. Dalam musibah, Dia memberikan kita sebuah pelajaran. Dan yang namanya pelajaran, tidak langsung kita rasakan manfaatnya saat ini juga. Kadang 1 bulan, 1 tahun, atau 10 tahun kita baru merasakan pengaruhnya. Disitulah letak kasih Allah. Ia memberikan yang terbaik untuk kita. Namun seringkali kita lupa untuk bersyukur, bahwa di setiap kejadian, baik atau pun buruk, akan selalu ada hikmahnya.

.وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Leave a Reply